Senin, 02 Desember 2024

MAKALAH KONSEP DESAIN GRAFIS DALAM KOMUNIKASI ISLAM




A.    Latar Belakang

Kata  desain  memiliki  pengertian  yang  sangat  luas.  Herbert  Simon  mengatakan  bahwa design is the transformation of existing conditions  into  preferred  ones yang artinya desain adalah sebuah proses transformasi dari kondisi yang dialami sekarang menjadi kondisi yang diinginkan.[1]

Sejak  jaman  prasejarah  manusia  sudah  melakukan  kegiatan  desain  atau mendesain. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya penemuan barang-barang purba seperti kapak batu, peralatan memasak dan berburu yang menunjukkan bahwa manusia jaman purba sudah  mengenal  kegiatan  mendesain,  mengubah  barang  yang  ada  (batu)  menjadi  barang yang berguna (kapak batu).

Desain kemudian semakin terus berkembang setelah abad pencerahan (Renaisance) dan Revolusi Industri dengan ditemukannya teknologi-teknologi baru. Di era Revolusi Industri, manusia  telah  menemukan  mesin  cetak  huruf  yang  kemudian  desain  mulai  menemukan media baru. Berbagai macam jenis dan gaya mulai bermunculan seiring dengan penemuan- penemuan teknologi. Ditemukannya mesin litografi oleh Alois Senefelder membuat desainer bisa  mendapatkan  gambar-gambar  cetak  seperti  saat  ini.  Tumbuhnya  sistem  ekonomi kapitalis pada  masa revolusi Industri membuat  desain  berkembang keranah  industrialisasi.

Di  Indonesia  perkembangan  desain  diawali  dengan  terbentuknya  Design  Center  oleh Fakultas Perencanaan dan Sipil ITB tahun 1968 yang pada waktu itu diperkenalkan dalam Expo 70 di Osaka Jepang. Dari  paparan  diatas  saya  dapat  menyimpulkan  bahwa  revolusi  industri  dan  penemuan- penemuan  teknologinya  membantu  perkembangan  desain  dalam  menemukan  media  baru.

Dapat  dikatakan  bahwa  perkembangan  teknologi  dan  media  juga  akan  membuat  desain semakin  berkembang.  Pada  era  tahun  90-an  kita  melihat  iklan  dari  koran,  majalah,  dan televisi  namun sekarang kita bisa melihat tayangan  iklan kemanapun kita pergi. Billboard, iklan dalam bentuk sms, iklan di media online, iklan dalam video online. Media dan desain adalah  sebuah  kesatuan  yang  tidak  bisa  dipisahkan.  Desain  butuh  media  sebagai penvisualisasiannya  dan  setiap  kemunculan  media  pasti  melalui  proses  desain  terlebih dahulu.

B.    Rumusan Masalah

1.     Bagaimana Konsep Desain Grafis?

2.     Apa saja Prinsip – prinsip Desain Grafis dalam Komunikasi Islam?

3.     Apa saja Aplikasi Desain Grafis untuk Pembuatan Materi Dakwah?

C.    Tujuan

1.     Mengetahui Bagaimana Konsep Desain Grafis.

2.     Mengetahui Apa saja Prinsip – prinsip Desain Grafis dalam Komunikasi Islam.

3.     Mengetahui Apa saja Aplikasi Desain Grafis untuk Pembuatan Materi Dakwah.

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

A.    Konsep Desain Grafis

Desain grafis atau Graphic Design, Kata grafis menurut etimologi adalah berasal dari kata graphic (bahasa Inggris) yang berasal dari bahasa Latin graphē (yang diadopsi kata Yunani graphos), yang berarti menulis, menggores atau menggambar diatas batu. Istilah desain sendiri secara etimologi berasal dari beberapa serapan bahasa yang diambil dari bahasa Itali yaitu “Designo” yang secara gramatikal berarti gambar.

Kata desain memiliki arti yaitu sebuah proses atau perbuatan dengan mengatur segala sesuatu sebelum bertindak atau merancang. Sedangkan grafis sendiri memiliki arti yaitu titik atau garis yang berhubungan dengan cetak mencetak. Desain grafis juga sebuah karya estetika yang diolah dari  proses  proses komunikasi komunikasi menggunakan menggunakan elemen visual (tipografi, (tipografi, fotografi, dan ilustrasi) untuk menyampaikan pesan atau informasi secara efektif. Para desainer grafis bekerja mengkombinasikan simbol, gambar, dan teks  berdasarkan  berdasarkan kreativitas desain hingga perancangan perancangan ilmu grafis. Adapun teknik yang digunakan dalam desain grafis yaitu teknik tipografi, seni rupa, dan tata letak (layout). [2]

Pada mulanya desain grafis sering digunakan secara umum untuk  keperluan perusahaan seperti logo dan merek, desain editorial (surat kabar,  buku, majalah), majalah), periklanan, periklanan, desain lingkungan, lingkungan, desain web, desain komunikasi, hingga desain kemasan produk (packaging).

Seiring perkembangan zaman, teknologi semakin maju dan membawa arus desain grafis menjadi populer di segala bidang. Contohnya sosial media yang semakin populer dengan sentuhan warna dan konsep yang lebih modern. Desainer dengan ragam kreativitasnya menemukan  jalan dalam mengolah mengolah aplikasikan aplikasikan karya sesuai kebutuhan, kebutuhan, di antaranya antaranya konten Instagram, ilustrasi video, desain promosi produk, periklanan, hingga merambah ke konten lainnya.

Desain grafis menjadi sangat penting dalam menunjang kebutuhan tren dunia digital yang terus berkembang.[3] Kunci utama yang menjadi dukungan pada desain grafis yaitu semakin banyaknya ide serta mengikuti tren teknologi editing yang terus berkembang. Desain grafis telah menjadi  penyambung pesan secara visual bagi  penyambung pesan secara visual bagi para audiens. para audiens. Bahkan akhir-akhir ini Bahkan akhir-akhir ini desain grafis menjadi commercial art karena visualisasinya membantu para pebisnis  pebisnis dalam meningkatkan meningkatkan nilai jual. Terdapat beberapa beberapa pengertian pengertian desain grafis menurut para ahli yaitu:

1.     Menurut Suyanto, "Aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri".

2.     Danton Sihombing, "Mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar, baik dengan teknik fotografi ilustrasi".

3.     Warren, “Suatu terjemahan dari ide dan tempat dalam beberapa  jenis urutan struktural dan visual.

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan teks dan atau gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan. Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan termasuk tipografi, pengolahan gambar, dan page layout. Desainer grafis menata tampilan huruf dan ruang komposisi untuk menciptakan sebuah rancangan yang efektif dan komunikatif. Desain grafis melingkupi segala bidang yang membutuhkan penerjemahan bahasa verbal menjadi perancangan secara visual terhadap teks dan gambar pada berbagai media publikasi guna menyampaikan pesan-pesan kepada komunikan seefektif mungkin.

B.    Prinsip – prinsip Desain Grafis dalam Komunikasi Islam

1.     Kebenaran dan Kejujuran

a.     Pesan yang Akurat: Setiap desain harus benar-benar menyampaikan pesan yang sesuai dengan ajaran Islam. Misalnya, dalam desain poster tentang shalat, semua informasi tentang waktu shalat dan tata caranya harus benar dan sesuai dengan sumber yang terpercaya.[4]

b.     Hindari Manipulasi: Desain tidak boleh digunakan untuk menyesatkan atau memanipulasi orang lain. Contohnya, jangan menggunakan gambar yang tidak sesuai dengan realita untuk menggambarkan suatu konsep dalam Islam.

2.     Kesucian dan Kemurnian

a.     Pilihan Warna: Warna-warna yang dipilih sebaiknya memiliki makna simbolis yang positif dalam Islam. Misalnya, warna hijau sering dikaitkan dengan surga dan ketenangan, sehingga cocok digunakan untuk desain yang bertemakan alam atau keindahan ciptaan Allah.

b.     Gambar dan Ilustrasi: Gambar dan ilustrasi harus berkelas, sopan, dan tidak vulgar. Hindari gambar yang terlalu menonjolkan unsur-unsur fisik atau sensual. Contohnya, dalam desain yang bertemakan Nabi Muhammad SAW, sebaiknya menggunakan gambar yang menggambarkan beliau dengan wajah yang tidak terlihat.

3.     Kesederhanaan

a.     Tampilan Desain: Desain yang baik adalah desain yang sederhana dan mudah dipahami. Hindari penggunaan terlalu banyak efek atau animasi yang berlebihan. Contohnya, desain logo masjid yang sederhana dengan kaligrafi yang jelas akan lebih mudah diingat.

b.     Pesan yang Jelas: Pesan yang disampaikan harus jelas dan langsung ke sasaran. Hindari penggunaan bahasa yang terlalu panjang atau berbelit-belit. Contohnya, dalam poster dakwah, tuliskan pesan utama dengan kalimat yang singkat dan mudah dipahami.

4.     Keadilan

a.     Representasi: Desain harus menghindari diskriminasi terhadap kelompok tertentu. Contohnya, dalam desain yang menggambarkan umat Islam, tunjukkan keberagaman suku, ras, dan budaya yang ada dalam Islam.

b.     Perspektif: Desain harus mempertimbangkan berbagai perspektif. Contohnya, dalam desain yang membahas tentang jilbab, jangan hanya menampilkan satu sudut pandang, tetapi juga sudut pandang yang berbeda-beda.[5]

5.     Kebaikan

a.     Tujuan Desain: Setiap desain harus memiliki tujuan yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Contohnya, desain poster yang mengajak orang untuk berdonasi untuk korban bencana.

b.     Inspirasi: Desain harus mampu menginspirasi dan memotivasi orang untuk berbuat baik. Contohnya, desain yang menampilkan kisah-kisah inspiratif tentang para sahabat Nabi.

6.     Keseimbangan

a.     Elemen Desain: Semua elemen desain harus seimbang dan harmonis. Contohnya, dalam desain poster, ukuran teks dan gambar harus seimbang agar tidak ada yang terlalu menonjol.

b.     Pesan: Pesan yang disampaikan harus seimbang antara aspek rasional dan emosional. Contohnya, dalam desain yang membahas tentang akhirat, selain menyampaikan fakta-fakta tentang akhirat, juga harus disertai dengan pesan yang menyentuh hati agar orang termotivasi untuk beribadah.

 

C.    Aplikasi Desain Grafis untuk Pembuatan Materi Dakwah

1.     Canva

Canva menawarkan banyak template yang sudah dirancang khusus untuk berbagai keperluan, termasuk desain poster dakwah, infografis, story Instagram, dan lainnya. Bisa dengan mudah menyesuaikan warna, font, dan gambar sesuai dengan tema dakwahmu.[6] Fitur Unggulan yang ada di Aplikasi Canva yaitu :

a.     Kumpulan Template: Tersedia ribuan template yang bisa dipilih dan sesuaikan, template ada yang berbayar (pro) dan ada yang gratis.

b.     Elemen Desain: Banyak pilihan elemen desain seperti bentuk, garis, dan ilustrasi yang bisa ditambahkan.

c.     Font: Tersedia berbagai jenis font yang menarik dan mudah dibaca.

d.     Kolaborasi: bisa bekerja sama dengan tim dalam membuat ]desain.

Contoh penggunaannya yaitu seperti membuat poster ajakan sholat Jumat dengan desain yang minimalis dan modern, membuat infografis tentang pentingnya sedekah dengan visual yang menarik, dan mendesain cover untuk buku atau majalah Islam.

2.     Adobe Photoshop

Photoshop adalah aplikasi yang sangat powerful untuk manipulasi gambar dan desain grafis. bisa membuat desain yang sangat detail dan kompleks. Fitur unggulan di Aplikasi Adobe Photoshop seperti :

a.     Editing Foto: bisa mengedit foto dengan sangat detail, seperti menghilangkan objek yang tidak diinginkan atau mengganti latar belakang.

b.     Ilustrasi: bisa membuat ilustrasi yang sangat realistis atau abstrak.

c.     Retouching: bisa memperbaiki kualitas gambar yang kurang baik.

Contoh penggunaannya seperti membuat desain logo masjid yang unik dan professional, membuat poster dengan efek-efek khusus yang menarik, dan mendesain cover buku dengan ilustrasi yang indah.

3.     Adobe Illustrator

Illustrator sangat cocok untuk membuat desain vektor yang bisa diperbesar tanpa kehilangan kualitas. Desain vektor sangat ideal untuk logo, ilustrasi, dan desain yang membutuhkan skalabilitas tinggi. Fitur unggulan:

a.     Desain Vektor: bisa membuat desain yang terdiri dari garis dan bentuk yang bisa diedit secara individual.

b.     Typography: Bisa membuat desain tipografi yang sangat kreatif dan unik.

c.     Pattern: Bisa membuat pola yang bisa diulang-ulang.

Contoh Penggunaannya seperti membuat logo organisasi dakwah dengan desain yang minimalis dan elegan, membuat ilustrasi kaligrafi yang indah, mendesain stiker atau pin dengan desain yang unik.

4.     CorelDRAW

CorelDRAW adalah alternatif yang bagus untuk Adobe Illustrator. Aplikasi ini juga sangat populer untuk desain grafis dan ilustrasi. Fitur unggulan:

a.     Desain Vektor: Sama seperti Illustrator, CorelDRAW juga mendukung desain vektor.

b.     PhotoPaint: Fitur ini untuk mengedit foto dengan sangat baik.

c.     Web Graphics: Bisa membuat desain untuk web seperti banner dan button.

Contoh penggunaannya seperti membuat desain brosur untuk acara pengajian, mendesain kartu ucapan selamat hari raya, membuat desain kemasan produk.

5.     Inkscape

Inkscape adalah aplikasi open source yang gratis dan memiliki fitur yang cukup lengkap untuk desain vektor.[7] Fitur unggulan:

a.     Desain Vektor: Inkscape sangat cocok untuk membuat desain vektor yang berkualitas.

b.     Kustomisasi: bisa menyesuaikan tampilan dan fitur Inkscape sesuai dengan keinginanmu.

Contoh penggunaannya adalah membuat desain logo untuk komunitas muslim, membuat ilustrasi untuk buku cerita anak, mendesain stiker untuk kampanye sosial.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

A.    Kesimpulan

Makalah Desain Grafis membuat penulis dan pembaca dapat mendalami tentang desain grafis dan memperluas pengetahuannya tentang  bidang ini. Karena Desain grafis ini menggabungkan elemen visual untuk mengkomunikasikan pesan secara efektif. Komposisi visual, pemilihan warna, dan tipografi adalah beberapa aspek utama yang harus diperhatikan dalam desain grafis.

Dalam era digital, desain grafis menjadi semakin  penting dan berperan dalam berbagai industri.  Desain Grafis juga sering digunakan secara umum untuk keperluan  perusahaan  perusahaan seperti seperti logo dan merek, desain editorial editorial (surat kabar, buku, majalah), periklanan, desain lingkungan, desain web, desain komunikasi, hingga desain kemasan produk (packaging). Prinsip Desain Grafis dalam komunikasi islam yaitu kebenaran, kesucian, keseimbangan, keadilan, kebaikan, dan kesederhanaam, Adapun aplikasi desain grafis dalam pembuatan konten dakwah yaitu canva, adobe photoshop, adobe illustrator, coreldraw, dan inkscape.

B.    Saran

Pembahasan  tentang  desain  grafis  dibutuhkan  sudut  pandang  yang  menyeluruh,  sehingga semakin  banyaklah  tema  yang  diangkat  dan  dikemas  pada  kategori-katagori  yang  berbeda. Pengungkapan  fakta-fakta  lainnya  yang  berhubungan dengan  desain  grafis dapat  digunakan sebagai pelengkap dan akan semakin menambah wawasan yang selama ini belum terungkap. Tentunya bagi para pelaku yang terjun di dunia desain grafis  semakin  memacu untuk  lebih banyak  berkontribusi  dan  memberikan  informasi  tentang  desain  grafis  melalui  mediamedia yang beragam.



[1] Lia Anggraini dan Nathalia Kirana, Desain Komunikasi Visual Dasar-Dasar Panduan untuk Pemula (Bandung: Nuansa Cendikia, 2014), hlm. 8

[2] Andreas James Leonardo Adi Dharma Widya, Pengantar Desain Grafis (Jakarta: Kemendikbud, 2016), hlm.32

[3] Pujiriyanto, Desain Grafis Komputer (Teori Grafis Komputer) (Yogyakarta: C.V. Andi Offset, 2005), hlm. 44-47

[4] Muhammad Sulthon, Desain Ilmu Dakwah (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003), hlm. 87

[5] Rakhmat Supriyono, Desain Komunikasi Visual: Teori dan Aplikasi (Yogyakarta: Penerbit Andi, 2010), hlm. 11-15

[6] Syarifudin, Paradigma Teori Desain Grafis (Ambon: IAIN Ambon Press, 2011), hlm. 21-25

[7] PKS Bogor, “Desain Grafis untuk Dakwah Strategis,” Official Website PKS Bogor, [URL yang tidak valid dihapus] (diakses pada 12 Maret 2017).


1 komentar: